Proyek APBD Irigrasi Retak Rusak, Warga: Pemerintah dan DPRD Segera Turun ke Lapangan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Proyek APBD Irigrasi Retak Rusak, Warga: Pemerintah dan DPRD Segera Turun ke Lapangan

MEDIA DETIL 1
Rabu, 26 Desember 2018

INVESTIGASINEWS.CO
PALI-SUMSEL. Pembangunan jaringan irigasi di Desa Talang Akar dari Dinas Pekerjaan Umum yang dilaksanakan oleh rekanan, yang hingga saat, ini tidak diketahuni pagu berapa, dikerjakan oleh CV apa, atau PT apa, menjadi pertanyaan warga. Warga melihat hasil pekerjaan yang terkesan dikerjakan asal jadi, karena pembangunan yang telah dilakukan oleh pihak pelaksana, sudah terlihat banyak yang retak dan rusak

Hal itu diungkapkan Selasa 26/12/2018 oeh salah seorang warga masyarakat setempat, Amin 47 tahun. Ia menuturkan kepada INVESTIGASINEWS.CO bahwa ia melihat banyak kerusakan atas proyek tersebut. 

"Pengerjaan proyek tersebut, kurang maksimal, dan diduga pihak kontraktor dalam melaksanakan pekerjaanya asal jadi saja, sehingga hasil pembangunan tidak optimal. Saya melihat di lapangan, bangunan irigasi yang sudah dikerjakan itu, sudah banyak yang retak dan bergelombang,” ungkapnya, Selasa 26/12/2018.

Melanjutkan, "Pekerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga tersebut diduga ada ketidak sesuaian dengan aturan yang ada. Sehingga ada indikasi pekerjaan asal-asalan saja. Jika pekerjaan mengikuti aturan yang ada, saya yakin hasilnya pun akan maksimal. Tidak mudah rusak dan terjadi keretakan dan bergelombang seperti itu,” lanjutnya. 

Ia juga menilai, bahwa hal itu dapat terjadi, akibat lemahnya sistem pengawasan dari pihak terkait. Terutama dari pihak konsultan pengawasnya. Sebab jika pengawasan maksimal, ia meyakini pihak pelaksanapun akan melakukan pekerjaanyan dengan baik.

“Saya rasa ada kelemahan dari sistem pengawasan, karena jika pengawasan lemah, ada keleluasaan bagi pihak pelaksana untuk berbuat curang dalam melakukan pekerjaan itu,” ujarnya.

Amin berharap kepada stake holder dan pihak terkait, Pemerintah atau DPRD PALI segera turun ke lapangan untuk meninjau pembangunan sistem irigasi  tersebut.

"Karena kalau dibiarkan saja, maka dipastikan hasil pembangunan yang dilakukan pelaksana tidak akan maksimal", pintanya.***mh