INVESTIGASINEWS.CO
Lembata - Acara peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Lembata, berlangsung dengan khidmat dan semarak. Acara sakral tersebut berlangsung di halaman kantor bupati Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 17 Aguatus 2026.
Bupati Lembata, P. Kanis Tuaq, bertindak sebagai inspektur upacara. Bupati menyampaikan pidatonya dengan penuh semangat, dan tetap mengusung tema nasional, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.
Dalam sambutannya bupati menyampaikan bahwa kemerdekan bukanlah hadiah dari penjajah, melainkan hasil perjuangan dengan penuh pengorbanan.
"Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, menghadirkan keadilan dan membuka jalan menuju kesejahteraan", ujar Bupati.
Bupati Lembata juga menyampaikan bahwa, tugas generasi sekarang bukanlah mengangkat senjata, melainkan melawan kemiskinan, ketidak adilan, serta pelayanan publik yang buruk.
Bupati Kanis Tuaq juga menekankan pentingnya menjaga persatuan ditengah perbedaan politik, agama, dan budaya. Ia menekankan pentingnya saling menghargai, saling menghidupi sebagai sesama dan saudara.
"Semangat ini harus terus hidup dalam pembangunan daerah. Lembata dibangun dari kerja bersama, perjuangan banyak orang dan keberanian memperjuangkan masa depan anak cucu", tegasnya.
Bupati juga memaparkan capaian pembangunan daerah. Indek pembangunan manusia (IPM) Lembata tahun 2025 menjadi 69,70 poin. Angka kemiskinan turun dari 24,22 persen pada tahun 2024 menjadi 23,27 persen pada tahun 2025. Kemiskinan ekstrem menurun drastis dari 8,09 persen5,67 persen. Prevalensi stunting juga terus menurun pada bulan juli 2026,sebesar 11,13 persen menuju target 7,2 persen.
Dibidang ekonomi, PDRB perkapita naik dari Rp.15,73 juta (thn 2024) menjadi 16,95 juta (2025). Tingkat pengangguran terbuka turun dari 2,18 persen,menjadi 1,37 persen.
Sementara investasi daerah terus meningkat, dari 35,62 miliar menjadi 37,49 miliar. Pendapatan Asli Daerah ( PAD) tahun 2025 melampaui target, dengan realisasi 100,44 persen.
"Kabupaten Lembata juga kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk ke enam kalinya atas laporan keuangan daerah", terang Bupati.
Dibidang pendidikan, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun pelajaran 2026/2027, Lembata berada pada 10 besar terbaik di NTT.
Untuk menekan inflasi pemerintah Lembata mendukung program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan menyalurkan sembako berupa beras dan minyak goreng ke semua kecamatan di Lembata.
Selain itu, pemerintah Kabupaten Lembata juga menyalurkan bantuan bibit tanaman pertanian dan perkebunan kepada kelompok tani, serta bantuan alat tangkap dan pengawetan ikan kepada semua kelompok tani dan nelayan yang ada di kabupaten Lembata.***(tvbw).
Komentar