Klarifikasi Berbagai Masalah dan Progres Kinerja RSUD dalam Menjawab Berbagai Isu

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Klarifikasi Berbagai Masalah dan Progres Kinerja RSUD dalam Menjawab Berbagai Isu

Jumat, 22 September 2023
Foto: Klarifikasi Berbagai Masalah dan Progres Kinerja RSUD dalam Menjawab Berbagai Isu. 

INVESTIGASINEWS.CO
Rokan hulu - Pada tahun 2022 telah dilaksanakan joint audit gedung 6 lantai oleh pihak inspektorat Rokan Hulu, BPKP Provinsi Riau, Dinkes Rokan Hulu, RSUD Rokan Hulu dan Lembaga Audit Independen dari LP2M Universitas Riau.

Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Rohul  dr. Zuldi Afki, Sp,P dan Kabid Humas Sogirin.SKM,MM pada awak media di ruang kerjanya, Jum,at (22/09/2023).

Dikatakan dr. Zuldi Afki bahwa Joint Audit tersebut mencakup penilaian kembali kontruksi gedung, arsitektur termasuk mekanika/ elektrikal dan sarana pendukung lainnya. Hasil Audit merekomendasikan untuk melanjutkan pembangunan dan pemanfaatan gedung 6 lantai RSUD untuk kepentingan masyarakat.

Sebagai tindak lanjutnya dilakukan pengurusan hibah Barang Milik Negara (BMN) gedung tersebut oleh pihak RSUD Rokan Hulu Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan.

"Hal ini dilakukan karena dua tahap pembangunan gedung dimaksud bersumber dari dana APBN. Pengurusan hibah BMN gedung tersebut telah berhasil dengan terbitnya surat rekomendasi hibah dari Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan", terang dr. Zuldi Afki

Tahap akhirnya adalah menunggu penandatangan surat hibah dari Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Sekretaris Negara.
"Bila nantinya surat hibah ini sudah selesai, maka dilakukan upaya untuk penyelesaian pembangunan gedung tersebut melalui pendanaan APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten, serta sumber pendanaan lainnya", lanjut dr. Zuldi Afki. 

Disampaikan Zuldi Afki bahwa beberapa waktu yang lalu telah dilakukan audiensi dengan Gubernur Riau serta BAPPEDA Provinsi Riau dalam upaya tindak lanjut tersebut dan beberapa kali pihak BAPPEDA Provinsi Riau  dan Dinkes Provinsi Riau telah melakukan tinjauan langsung kelapangan untuk menilai gedung yang dimaksud guna perencanaan kelanjutan pembangunannya.

"Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sendiri telah mengupayakan Detail Engineering Design (DED) ulang dalam melanjutkan pembangunan gedung dimaksud dan telah diusulkan pula rincian kebutuhan Alkes dan SarPras (Sarana Prasarana) yang diperlukan melalui BAPPEDA Provinsi Riau, agar nantinya dapat diupayakan skema pendanaan yang tepat dalam mengfungsikan gedung 6 lantai tersebut bagi kepentingan pelayanan masyarakat di Negeri Seribu Suluk Kabupaten Rokan Hulu", paparnya. 

Sementara, terkait limbah RSUD Rohul, Kabid Humas RSUD Sogirin SKM.MM menjelaskan bahwa selama tahun 2022 juga telah dilaksanakan mengelolaan limbah medis yang lebih baik sesuai regulasi yang berlaku yakni PerMen LHK (Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

"Dimana pengelolaan limbah medis termasuk limbah B3 dan limbah Infeksius padat dilaksanakan melalui kerjasama tripartit dengan pihak transporter dan pihak pemusnah di Cikande Banten", terang Sogirin SKM.MM.

Pengelolaan penyimpanan limbah padat tersebut telah dilakukan secara komprehensif dimana telah dibangun TPS yang memenuhi syarat regulasi termasuk coldstorage (kamar pendingin) yang dapat menyimpan limbah infeksius selama 90 hari. 

"Adapun Incenerator atau alat pembakaran limbah B3 tak dapat difungsikan lagi karena berdekatan dengan rumah penduduk dan fasilitas umum seperti sekolah, sehingga dapat dihindari pencemaran udara disekitarnya", kata Sogirin. 

Dalam pengelolaan limbah medis cair, telah dilakukan revitalisasi SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah) yang ada dan dilakukan pemeliharaan berkala. Sementara itu Instalasi Pengelolaan Limbah cair (IPAL) telah menggunakan tekhnologi terbaru yang disebut AOP (Advanced Oxidation Proccess) serta dilakukan pemeriksaan baku mutu air terstandar secara berkala yang bekerjasama dengan DLH Rokan Hulu Sucofindo.
Lebih lanjut Sogirin menjelaskan bahwa adapun seluruh penggadaan RSUD Rokan Hulu dilaksanakan oleh UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan barang dan jasa Pemerintah) secara e-katalog dengan sistem SPSE (Sistem Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik). Adapun perusahaan atau penyedia yang didalam e-katalog telah terstandar satuan harganya secara kredibel/ terpercaya dan terkendali serta terhubung langsung oleh LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah). 

"Kita sebagai warga Rohul merasa bangga bahwa RSUD Rokan Hulu Pada Tahun 2022 telah mendapatkan prestasi tertib Administrasi dalam Pengelolaan Keuangan oleh BPJS Kesehatan Pekan Baru dan mendapatkan pelayanan Akreditasi Paripurna oleh Lembaga Akreditasi KARS, dan pada tahun 2022 itu pula RSUD Rokan Hulu secara sistem Keuangan telah keluar dari Defisit Anggaran dimana seluruh hutang RSUD yang terakumulasi dari tahun sebelumnya dapat terselesaikan di tahun tersebut", tutup Sogirin SKM.MM.***Kaliun

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008

Foto: Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008. INVESTIGASINEWS.CO Banten - Riyan, Retailer PT Kerojimas Utama yang berlo...