Program Kejari Siak, Jaksa Masuk Sekolah, Anak Didik Agar Mengetahui Tupoksi Kejaksaan di Indonesia Sejak Dini

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Program Kejari Siak, Jaksa Masuk Sekolah, Anak Didik Agar Mengetahui Tupoksi Kejaksaan di Indonesia Sejak Dini

Senin, 28 Agustus 2023
Foto: Program Kejari Siak, Jaksa Masuk Sekolah, Anak Didik Agar Mengetahui Fungsi dan Tugas Kejaksaan di Indonesia Sejak Dini. 

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK - Kejari Siak melalui Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Siak dengan program yang dimiliki yaitu Jaksa Masuk Sekolah (JMS), hari ini menjadi pembina upacara di 2 (dua) sekolah yaitu di SDN 2 Siak dan SMPN 1 Siak, Senin 28/08/2023 pukul 07.00 WIB. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersamaan di masing- masing sekolah, dimana di SDN 2 Siak selaku Pembina Upacara yaitu Kasubsi B Intelijen Nindy Axella, S.H dan di SMPN 1 selaku Pembina Upacara yaitu Kasubsi A Intelijen Fitrian Welfiandi, S.H.,M.H.

"Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan Instansi Kejaksaan kepada siswa/i supaya mengetahui tupoksi, fungsi dan tugas Kejaksaan di Indonesia", terang Kepala Kejaksaan Negeri Siak melalui Kepala Seksi Intelijen Rawatan Manik, SH.MH, Senin 28/08/2023.
Pada kesempatan Upacara Senin pagi tersebut, Kasubsi A Intelijen dan Kasubsi B Intelijen menyampaikan himbauan kepada para siswa/i agar menanamkan disiplin, sopan santun, etika serta moralitas yang baik sedini mungkin, hargai para guru dan jauhkan diri dari hal - hal buruk yang ada dilingkungan sekolah ataupun masyarakat serta jadilah generasi yang berguna bagi orang tua khususnya masyarakat bangsa dan negara.

"Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) merupakan program Kejaksaan Agung yang didalamnya membahas pemahaman hukum secara umum, terutama yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari para siswa sehingga bisa membedakan tindakan yang mengarah kepada perbuatan melawan hukum atau tindakan mana yang berkonsekuensi pada pidana", sambungnya. 
Dimana saat ini permasalahan atau tindakan siswa sudah cukup variatif, mulai dari mereka sudah menggunakan ponsel dan media social sehingga perlunya diberi pemahaman bagaimana menggunakan medsos secara bijak. Jangan sampai melanggar hukum, apalagi ada konsekuensi pidananya. 

"Selain itu, Kejari Siak juga akan mencoba menghilangkan kekhawatiran para guru maupun orang tua mengenai bullying, jangan sampai ada kasus bullying di sekolah. Nah, ini pun akan diberikan pemahaman", tutup Kepala Seksi Intelijen Rawatan Manik, SH.MH.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak Mahadar menerangkan pentingnya siswa mendapat penyuluhan hukum. 
"Terlebih siswa SMP umumnya adalah kelompok usia di mana remaja sedang  mencari jati diri hingga terkadang melakukan tindakan yang melanggar hukum seperti tawuran, penggunaan narkoba hingga bullying", kata Mahadar. 

Pantauan media di lokasi giat, tampak secara keseluruhan kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar, dan kegiatan akan dilaksanakan secara rutin kepada sekolah- sekolah yang ada di Kabupaten Siak.***z.d

Laporan Redaksional INVESTIGASINEWS.CO

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran

Foto: Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran.  INVESTIGASINEWS.CO Banten - Solidaritas Wartawan Provinsi Banten ya...