Perekrutan Anggota Panwascam 2022 di Bawaslu Siak, Dipertanyakan Transparansinya

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

google.com, pub-6268007456478727, DIRECT, f08c47fec0942fa0

HU-KRIM

Perekrutan Anggota Panwascam 2022 di Bawaslu Siak, Dipertanyakan Transparansinya

Selasa, 18 Oktober 2022
Foto: Hasil pengumuman Bawaslu Siak.

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Bawaslu Kabupaten Siak telah umumkan hasil selaksi calon Panwascam se-Kabupaten Siak untuk Pemilu serentak 2024 mendatang, Selasa 18/10/2022.

Hasil yang diumumkan adalah 6 nama untuk masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Siak. 

Namun hal ini menjadi tanda tanya sebagian para peserta, bagaimana transparansi seolah tidak dilakukan.

Hasil yang diumumkan tidak adanya pencantuman nilai peserta yang lolos ke tahap berikutnya, dan nilai peserta yang tidak lolos membuat para peserta yang tidak ada namanya sangat merasa kecewa melihat hasil pengumuman yang disampaikan oleh  Bawaslu kabupaten Siak tersebut.

Seperti yang dikatakan Arizal (37th), salah seorang peserta yang berasal dari Kecamatan Sungai Apit.

Arizal mengaku kecewa dan merasa tidak adanya transparan hasil test yang diumumkan oleh Bawaslu Kabupaten Siak tersebut.

"Pasalnya sangat berbeda pada perekrutan Paswascam periode tahun sebelumnya dengan sistem CAT online juga. Perbedaannya, pada tahun sebelumnya semua peserta diikutkan ketahapan wawancara, dengan ketentuan nilai CAT secara online yang didapat akan ditambahkan dengan nilai wawancara dan tentunya ada payung hukumnya berdasarkan SK Bawaslu RI," terangnya. 

Atas hal itu ia merasa kecewa atas mekanisme perekrutan bawaslu tahun ini.

"Itulah kami merasa agak kecewa dan bingung juga hasil tes sistem CAT online yang diumumkan tersebut, bagaimana transparansinya dan sebenarnya berapa nilai peserta yang lolos ketahap wawancara. Kami berharap cantumkanlah nilai yang lolos, juga nilai kami agar kami dapat pula perbandingan dengan nilai yang lolos itu sebagai bahan evaluasi untuk kami pribadi," sambungnya.

Lanjutnya lagi, "sepertinya kalau saya lihat yang lulus ketahap wawancara masih didominasi oleh eks Panwascam lama, kemudian dengan hanya enam orang yang diikutkan ke tahap wawancara tentu menimbulkan pertanyaan bagi kami apakah sistem seperti ini sudah diatur dalam Surat Keputusan Bawaslu atau tidak, karena sangat berbeda pada seleksi tahun- tahun sebelumnya, yang mana semua peserta dipanggil kesesi wawancara," tegasnya. 

Salah seorang perserta dari Kecamatan Tualang, sebut saja Polan (nama tidak mau disebutkan-red) juga sampaikan kekecewaan atas mekanisme perekrutan yang nilai hasil tes tidak ditampilkan.

"Kita tidak tahu apakah nilai mereka yang lolos apa benar diatas saya. Bagaimana kita bisa mengakui itu, kita tidak tahu nilai yang lolos itu apakah benar-benar diatas nilai awak," katanya.

Di tempat terpisah, Syamsulhadi yang juga salah satu peserta yang berasal dari kecamatan Siak juga merasa kecewa.

"Sangat disayangkan hasil pengumumannya, cuma yang ada nama-nama saja sebanyak enam orang yang ikut ke tahap selanjutnya," ujarnya dengan nada kesal.

Terkait hal ini, komisioner Bawaslu Siak sekaligus ketua panitia penjaringan Panwascam se-Kabupaten Siak Zulfadli Nugraha saat dikonfirmasi, mengatakan tidak ada ketentuan untuk memuat nilai peserta.

"Ini dasar acuan kami dalam hal yang terkait teknis pembentukan Panwascam untuk Pemilu 2024 dan dilampiran XIII C tidak ada ketentuan untuk memuat nilai peserta, yang lolos untuk mengikuti sesi wawancara adalah sebanyak 2 kali kebutuhan atau 6 orang," ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana dikutip dari busernews24.

Zulfadli Nugraha juga menjelaskan dan mengirimkan potongan foto tentang Keputusan Ketua BAWASLU RI Nomor: 354/HK.01/K1/10/2022 tentang Perubahan Keputusan Ketua BAWASLU Nomor:314/HK.01.00/K1/09/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Panwascam dalam Pemilu serentak 2024 dan potongan foto Form Lampiran XIII-C Lampiran Pengumuman Hasil Tes Tertulis.***d.z.hadi.(busernews24)