Sudah Hampir 100%, Disinyalir Ada Dugaan Perbedaan Tanggal Lahir Ijazah Salah Satu Calkades di Desa Panenjoan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Sudah Hampir 100%, Disinyalir Ada Dugaan Perbedaan Tanggal Lahir Ijazah Salah Satu Calkades di Desa Panenjoan

Minggu, 17 Oktober 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Kabupaten Bandung - Masa Kampanye Calkades Desa Panenjoan Kec. Cicalengka Kab. Bandung diakhiri dengan kampanye dialogis yang digelar di ruang Aula Lantai II Desa Panenjoan, Minggu,17/10/2024.

Kampanye tersebut dihadiri oleh Muspika setempat dan para Calon Kandidat, Ketua Panwas Kec. Cicalengka, dan Panelis serta Moderator yang sengaja dihadirkan oleh panitia Pilkades Panenjoan dari luar wilayah Desa guna menghindari suudzon dan pandangan yang tidak sedap (Sabtu 16/10/2021)

Akan tetapi ada yang menarik dan unik, yaitu pada pamplet sebaran acara Kampanye Dialogis, dipertiap gambar (photo) para Calkades terpampang juga tanggal lahir, dan yang menjadi sorotan warga, untuk mempertanyakan apakah itu salah penulisan ataukah salah pada saat pencetakan, di tanggal lahir salah satu Calkades no Urut 02 a/n Shd tertera tanggal lahir 02 Agustus 1976.

Ketika di cek pada berkas register, didapat pada saat mengunjungi PKBM Mekarsari a/n Shd tertera tanggal lahir 20 Agustus 1976, di surat keterangan kelulusan dari PKBM Mekarsari pun 20 Agustus 1976 bahkan di surat keterangan kelulusan yang dikeluarkan oleh Disdik Kab. Soreang pun sesuai dengan yang dari PKBM Mekarsari.

Terkait hal ini, media mencoba mewawancarai ketua Panwas Kec. Cucu Hidayat, ia menjelaskan.

"Terkait viralnya pemberitaan ijazah, silahkan berkoordinasi dengan pihak panitia Pilkades, karena selama ini tidak ada laporan apapun secara tertulis kepada kami ", pungkasnya.

Kemudian, media mewawancarai panitia Yeyet Rochyati S.Pd. Ia mengatakan data sudah sesuai KTP dan KK.
"Ya pak, dalam Pamplet tersebut itu sesuai data yang kami terima yaitu dari akta kelahiran, KTP, dan KK (Kartu Keluarga) Calkades no urut 02 a/n Shd", ujar Yeyet.

Saat ditanyakan perbedaan dengan data dari PKBM Mekarsari dan Disdik Yeyet menerangkan mungkin ada kesalahan.

"Sebagai Panitia kami hanya penyelenggara, terkait data dari PKBM dan Disdik, itu mungkin saja kesalahan Dinas dan PKBM itu sendiri", tegasnya.

"Saya tegaskan sekali lagi, bahwa kami panitia hanya menyelenggarakan, terkait hal-hal lain, itu diluar wewenang kami ",tukas Yeyet.
 
Media konfirmasi kepada Shd, Calkades yang diduga ada perbedaan data tanggal lahir tersebut.

Melalui sambungan via telepon WhatsApp pribadinya, Shd mengatakan, bahwa ia akan fokus di hari H pencoblosan

"Saya hanya korban, karena yang mengurusnya bukan saya, dan saya hanya akan fokus ke hari H pencoblosan karena sudah mulai masa tenang", terang Shd.***Nur (Gabungan Media Jabar)