Tak Kenal Lelah, Bupati Alfedri Ingatkan Warga Soal Bahaya Covid-19

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Tak Kenal Lelah, Bupati Alfedri Ingatkan Warga Soal Bahaya Covid-19

Rabu, 02 Juni 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Setelah melaksanakan Random Rapid Antigen di sejumlah cafe di Kota Perawang Tualang pada beberapa waktu lalu, Bupati Siak Alfedri bersama Kapolres Siak dan Camat Tualang, kembali melaksanakan sosialisasi penegakan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat di Kecamatan Tualang, Selasa 01/06/2021.

Masifnya sosialisasi penegakan hukum protokol kesehatan covid-19 di Kecamatan Tualang ini, disebab dalam dua minggu terakhir lonjakan kasus covid-19 di Kecamatan Industri ini cukup signifikan.

Terlihat dengan penuh kesabaran, Alfedri menyampaikan kepada masyarakat Tualang (Kampung Tualang Barat), bahwa ia ingin memastikan seluruh warga masyarakat dapat terhindar dari wabah mematikan tersebut.

“Bapak dan ibu, saya ingin agar bapak dan ibu seluruh masyarakat dapat terhindar dri wabah mematikan ini. Untuk itu saya sangat berharap kesadaran kita semua untuk menjaga kesehatan dengan mentaati protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Jangan pernah tinggalkan mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan menghindari kerumunan,” harapnya.

Bupati Alfedri juga menyampaikan agar masyarakat yang didapati tertular baik reaktif maupun positif covid-19 untuk dengan keikhlasan menjalani masa karantina/isolasi yang telah ditetapkan.

“Kepada bapak ibu yang telah terjangkit baik reaktif apalagi yang telah positif untuk menjalani karantina/isolasi 14 hari seperti yang telah di tetapkan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, dan selama masa karantina untuk benar-benar memisahkan diri dari anggota keluarga yang lain,” tegasnya.

Selain melaksanalan sosialisasi secara masif, Bupati Alfedri juga telah mengeluarkan kebijakan penetapan zona orange/merah untuk Kecamatan Tualang. Hal ini terlihat dari spanduk yang dibagikan.***

Laporan: Komar