Bupati Batanghari, Syahirsah, Gelar Pemeriksaan Rapid Test pada Semua Pondok Pesantren di Batanghari

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Bupati Batanghari, Syahirsah, Gelar Pemeriksaan Rapid Test pada Semua Pondok Pesantren di Batanghari

Selasa, 16 Juni 2020
BATANGHARI. Selasa 16/06/2020. Tim gugus tugas percepatan penaganan covid-19 kabupaten Batanghari menggelar pemeriksaan rapid test kepada pengurus sekaligus guru pondok pesantren atau pontren yang ada di kabupaten batanghari/ dimana salah satu di antaranya pondok pesantren darul aufa di kawasann jalan nes.ii desa sungai buluh kabupaten Batanghari.

Dalam pelaksanaan uji rapid test terhadap guru pontren tersebut dihadiri langsung oleh bupati Batanghari Syahirsah/ perwakilan badan nasional penanggulangan  bencana atau bnpb pusat/ para tim pengawas protokoler covid-19 dari TNI dan Polri/ para pengurus dan guru pontren darul aufa dan tim gugus covid-19 kabupaten batanghari lainnya.

Setelah pelaksanaan uji rapid test terhadap pengurus dan guru / pimpinan pontren Sarul Aufa, Sayfudin mengucapkan terimakasih karena bupati Batanghari telah mengizinkan kembali untuk pondok pesantren dalam memulai aktivitas proses belajar mengajarnya/ dan dirinya sangat sepakat atas keputusan bupati dalamm hal mengajar harus melakukan rapid test terlebih dahulu/ dan dirinya meminta apapun hasil yang didapat dari uji rapid test nanti agar hasilnya jadi konsumsi internal saja.

Sementara itu bupati Batanghari Syahirsah mengatakan/ pelaksanaan rapid test yang dilaksanakan di pontren darul aufa ini/ merupakan kesepakatan yang sebelumnya yang dirapatkan bahwa pihak pontren di kabupaten batanghari untuk kembali membuka proses belajar mengajar/ namun saat itu syahirsah mengusulkan bahwa pontren boleh dilaksanakan kembali dengan catatan para pengurus dan guru pontren untuk di lakukan uji rapid test sebelum mengajar/ demi keamanan para santri dan santriwati yang akan di ajar nanti.

"Untuk hari ini di pontren darul aufa ada 17 orang yang dilakukan uji rapid test yang terdiri dari pengurus hingga para guru/ dan nanti juga akan dilakasanakan di pontren lain/ jadi di perkirakan ada 447 pengurus dan guru yang akan di rapid test/ dengan alat rapid test yang tersedia sebanyak 500// perlu juga di ketahui sebenarnya para guru juga meminta agar para santrinya juga di rapid test/ namun keadaan tidak memungkinkan dimana kapasitas alat yang hanya ada 500 san sedangkan santri dan santriwati di batanghari mencapai 5000 an orang", ujar Syahirsah.***ihm