Proposal Pengajuan Pembangunan Stadion Sangkuriang, Sudah Tiga Kali ZONK

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Proposal Pengajuan Pembangunan Stadion Sangkuriang, Sudah Tiga Kali ZONK

Jumat, 17 Januari 2020

InvestigasiNews.co
Cimahi. Jumat 17/01/2020. Stadion Sangkuriang yang merupakan asset pemerintah kota Cimahi kondisinya kini semakin memprihatinkan. Stadion yang dulu pernah juga menjadi homebasenya Persikab di liga utama.

Bertepatan dengan lolosnya PSKC Cimahi yang lolos ke Liga 2, akhir-akhir ini, muncul tagar Cimahi butuh stadion yang ramai di media sosial.

Dengan melihat kondisi seperti itu, FORWATCH (Forum Wartawan Cimahi) menginisiasi acara Bincang warga dengan tema: "Stadion Sangkuriang Siapa Peduli" yang dilaksanakan hari Kamis tanggal 16 Januari 2020 yang bertempat di Pendopo DPRD kota Cimahi.

Dalam sambutannya ketua DPRD kota Cimahi Achmad Zulkarnaen menyampaikan apresiasi kepada Forwatch yang sudah menggagas kegiatan bincang warga ini.

"Ini merupakan kegiatan positif yang perlu diapresiasi, karena sama halnya dengan seperti program DPRD di 2019-2024. DPRD juga ingin model seperti ini, lebih dekat dengan masyarakat diskusi terbuka ini dan masyarakat bisa menyampaikan ide-idenya," ungkap Ahmad Zulkarnaen Ketua DPRD Kota Cimahi, di pendopo kantor DPRD kota Cimahi, Kamis (16/01/2020).

Sementara, Kadisbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja, menyampaikan Pemerintah Kota Cimahi sampai saat ini terus melakukan upaya untuk mewujudkan pembangunan stadion Sangkuriang dengan menyampaikan proposal ke pemerintah provinsi Jawa barat.

"Iya mudah-mudahan bisa terealisasi ditahun 2021", ujarnya.

Ketika ditanya oleh awak media INVESTIGASI NEWS.CO, sejauh mana keseriusan pemerintah kota Cimahi dalam memperjuangkan Stadion Sangkuriang karena menurut catatan rencana pembangunan stadion Sangkuriang sudah tiga kali gagal?

"Namanya proposal. Itu kan tergantung yang menerima proposal, di acc atau tidaknya", dalihnya.

Hal lain disampaikan ketua PSKC, Edi Mulyo, menurutnya PSKC sudah menuai prestasi yang luar biasa dengan tiga kali juara di regional Jawa barat ,dan terakhir tahun 2019 prestasi PSKC  mampu lolos naik kasta ke Liga 2 juga mengantarkan pemain nya menjadi Top score.

"Ini bukan hal mudah karena kita menghadapi klub kota kota besar yang mempunyai stadion sendiri .
Dalam menghadapi pertandingan liga 2 nanti yang akan digelar pada bulan Maret terpaksa PSKC harus menjadi musafir lagi dengan menumpang homebase di Stadion Badak putih Cianjur, kebetulan Bupatinya memfasilitasi", ungkapnya.

Edi berharap pemerintah kota Cimahi segera merealisasikan stadion Sangkuriang agar bisa cepat dipergunakan tidak harus megah yang terpenting layak dan memenuhi standar PSSI.

"Jika Pemerintah mengizinkan, saya siap mengelola dengan dana pribadi", tandasnya.
 
Hal lain disampaikan H Agus Solihin anggota Komisi IV DPRD kota Cimahi pihaknya terus mendorong dan mengawal rencana pembangunan stadion Sangkuriang ini jangan sampai gagal lagi.

"Apabila memang terjadi adanya MOU antara pihak pemerintah dan PSKC dalam hal pengelolaan yang harus diperhatikan adalah aturan mainnya harus memenuhi kaidah hukum yang berlaku jangan sampai nantinya menjadi temuan", ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut Kadisbudparpora Budi Raharja, KaDiskominfoarpus Harjono, Ketua PSKC Edi Mulyo, Ketua DPRD Kota Cimahi Ir.H Achmad Zulkarnain, H Agus Solihin, Dede Latief Anggota komisi IV DPRD kota Cimahi, Nunu Nugraha mantan sekum Persikab, para undangan lainnya dari praktisi olahraga, tokoh masyarakat dan aktifis organisasi sosial serta undangan.***fendy