Ada Apa Kantor DPRD, Kantor Wakil Rakyat Ini Pasang Fingerprint Secara Berlapis

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ada Apa Kantor DPRD, Kantor Wakil Rakyat Ini Pasang Fingerprint Secara Berlapis

Rabu, 04 Desember 2019

InvestigasiNews.co
Muara Enim. Terbatasnya akses masuk salah satu ruangan pejabat di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim, dikeluhkan berbagai pihak.

Pasalnya, salah satu ruangan pejabat di Sekreatraiat DPRD Muara Enim, sebut saja ruangan sekretaris dewan (Sekwan) hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu, karena pintu masuk sudah menggunakan fingerprint (sidik jari-red).

Tak hanya itu, fingerprint juga di pasang secara berlapis di gedung wakil rakyat tersebut, mulai dari pintu masuk gedung hingga ke ruangan sekwan.

Ketua LSM LA/ GAK Muara Enim, Awi, menyayangkan keadaan tersebut. Diakuinya kalau dia sudah dua hari ini hendak menemui Sekwan, namun kata dia, jangankan mau ketemu untuk masuk kantor sekwan pun tidak bisa.

“Saya sudah dua hari ini mendatangi kantor Sekwan DPRD Kabupaten Muara Enim, ingin ketemu Sekwan karena ada keperluan, tapi jangankan bisa ketemu dengan pejabat Sekwan, untuk masukpun tidak bisa”, ungkap Awi, Rabu 04/12/2019.

”Masalahnya di kantor Sekwan sekarang sudah ada fingerprint berlapis lapis, hanya pada orang khusus yang bisa masuk”, imbuhnya.

Lanjut Awi lagi, seharusnya kalau kantor ingin memasang fingerprint harus ada petugas khusus yang ditempatkan di dekat fingerprint, menjaga kalau ada warga yang ingin berkunjung karena ada keperluan.

”Kalau fingerprint tidak ada penjaga, bagaimana mau masuk,” tegasnya.

Sambung Awi, kalau memang pihak sekretariat DPRD memang membatasi akses masuk ke gedung wakil rakyat, setidaknya menempatkan pegawai di pintu gerbang.

”Kantor Sekwan itu bagian dari kantor DPRD, kantor wakil rakyat, kantor milik rakyat, kantor publik, kenapa juga mau tertutup, pakai fingerprint segala, ada apa, apa ada aturan yang mengharuskan kantor publik memasang pengaman Fingerprint, bank tempat menyimpan uang saja tidak pakai fingerprint”, ungkap Awi mempertanyakan.

Pantauan media ini, yang langsung kroscek ke lokasi, membenarkan kalau kantor Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Muara Enim saat ini sudah menggunakan pengamanan 2 lapis fingerprint, pertama dipintu masuk utama gedung Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Muara Enim dan kedua di ruang kerja Sekreraris Dewan.

Sementara media ini mencoba konfirmasi dengan Sekreraris Dewan DPRD Kabupaten Muara Enim, sejak Selasa (03/12/2019) dan Rabu (04/12/2019) tidak bisa ditemui.

Salah staf atau Honorer di Kantor Sekretaris Dewan mengatakan, kalau sekwan sedang ada kegiatan diluar.

”Sekwan sedang ada tugas luar Pak”, ucap pegawai tersebut dengan singkat, (yang namanya enggan disebut-red).***aji