Hasil Panen Padi di Bajubang Laut Merosot Tajam Akibat Kekeringan dan Hama

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Hasil Panen Padi di Bajubang Laut Merosot Tajam Akibat Kekeringan dan Hama

MEDIA DETIL 1
Selasa, 05 November 2019

INVESTIGASINEWS.CO
Batang Hari. Selasa 05/11/2019. Merosotnya hasil panen padi disebabkan minimnya suplai air dan hama tikus yang menyebabkan banyak sawah mengalami kerusakan.

Hal itu disampaikan salah satu petani padi di Bajubang Laut. “Kalau panen sekarang, jelas menurun, karena kekeringan. Saya punya padi kayak hangus,” kata seorang petani M. Mahdali, Ahad 03/11/2019.

Menurut Mahdali, banyak sawah mengalami kekeringan, dan hama tikus sehingga panen padi di lingkungan Bajubang Laut  berkurang.

"Biasanya panen dalam 50 tumbuk ada 40 karung. Tapi sekarang, saya hanya bisa dapat 24 karung saja. Persawahan di sini sebagian sudah panen dan sebagian lagi sedang proses. Ya, walau panen kurang bagus tapi disyukuri sajalah," ujarnya pasrah.

Hal senada disampaikan oleh Suhadi, petani padi di sawah sebelah Mahdali di Kabupaten Batang Hari, ia menyatakan hasil panen padi miliknya juga mengalami penurunan hasil dari tahun sebelumnya.

"Sekarang mengalami penurunan hasil. Banyak padi yang tidak ada isinya. Kalau diperkirakan hasil panen saat ini 50 persen banyak rusak," keelluhnya.***ihm