Pria Ini Diduga Akan Ganggu Anak SD, Nyaris Diamuk Massa, Diamankan Bhabinsa

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pria Ini Diduga Akan Ganggu Anak SD, Nyaris Diamuk Massa, Diamankan Bhabinsa

MEDIA DETIL 1
Selasa, 06 November 2018

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK-MINAS. Seorang pria paruh baya asal Lubuk Pakam, Sumatera Utara, diduga ingin melakukan kejahatan penculikan terhadap anak Sekolah Dasar Negri (SDN-red) 09 Minas, tepatnya di seputaran Km.40 Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Senin 05/11/2018 sekira pukul 11:05 WIB. Pria paruh baya tersebut, nyaris dihakimi oleh massa.

Kejadian bermula ketika korban berinisial 'IN' (12th), dibuntuti oleh pria paruh baya yang belakangan diketahui bernama 'SS' (60th). Ia terus membuntuti korban, dari IN mulai berangkat sekolah hingga pulang sekolah. Merasa curiga dan takut, korban pun berlari dan langsung mengadukan hal itu kepada neneknya di rumah.

'SS' yang melihat Korban 'IN' mengadu kepada neneknya, 'SS' pun langsung ambil langkah seribu dan berlari mengarah jalan raya. Sementara Nenek 'IN' langsung meminta pertolongan warga untuk menangkap pelaku.

Kejadian tersebut, sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang Anggota TNI-AD (Bhabinsa-red) Mulyadi, yang sehari-hari bertugas di Kampung tersebut kepada media INVESTIGASINEWS.CO.

Mulyadi, katakan, "Tadi sekitar pukul 11.05 WIB, pelaku 'SS' ini diduga akan menculik 'IN', siswa kelas 6 SDN 09 Minas Barat. Setelah anak itu mengadu pada neneknya, pelaku langsung lari. Memang tidak ada diapa-apakan anak ini oleh pelaku, hanya saja dari pergi sekolah, sampai pulang diikuti terus. Pelaku membawa sapu tangan dan minyak angin di kantongnya," ungkap Mulyadi.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap 'SS' pukul 14.00 WIB, langsung 'SS' beserta korban 'IN' yang didampingi oleh neneknya sebagai saksi, dibawa ke-Mapolsek Minas, diserahkan kepada Kanit Intel Polsek Minas, Iptu Paisal.

"Tadinya setelah ditangkap massa, saya dihubungi oleh Ketua Pemuda setempat, langsung saya pergi ke-TKP, dan disitu sudah sempat hampir di massa oleh masyarakat tadi si pelaku itu. Langsung kita amankan. Dan dari pengakuan 'SS' ini dia dari Lubuk Pakam. Karena ceritanya berbelit-belit kayak orang stres, saya pun gak bisa pegang omongannya, apalagi dia pendatang, bukan masyarakat tempatan," ujar Mulyadi lagi.

Dikatakan Mulyadi juga, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 'SS' ini, didapatkan hasil bahwa yang bersangkutan mengalami depresi ataupun gangguan jiwa. Adapun langkah yang diambil oleh pihak Kepolisian Polsek Minas, 'SS' rencananya akan diantarkan ke-Dinas Departemen Sosial pagi ini, Selasa, 06/11/2018 yang ada di Pekanbaru.***ih