INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Keberadaan PT TKWL 2 di Kampung Belutu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak dimulai sejak berdiri ternyata menimbulkan kerugian tersendiri buat masyarakat Kandis terkhusus warga Kampung Belutu dan warga Kampung Sungai Gondang. Dimana sejak adanya Perusahaan tersebut bukannya memberikan kontribusi buat warga sekitar, namun malah merampas secara tidak langsung pekerjaan sehari hari warga sekitar, mirisnya lagi warga sekitaran dapat dihitung jari yang dipekerjakan oleh Perusahaan.
Hal ini diutarakan oleh salah satu warga Kampung Sungai Gondang dihadapan Sutiono selaku Manager PT TKWL 2 Kandis saat aksi para Ormas terdiri dari PP dan KNPI pada Jum'at, 20/04/2018.
"Sebelum adanya PT TKWL ini, kami sebagai warga bisa menghasilkan uang minimal Rp 200.000/hari dengan mencari ikan di seputaran anak sungai lecco. Namun sekarang hal itu sudah tak mungkin lagi mengingat PT TKWL diduga kerap membuang limbah ke anak sungai lecco, bahkan hari ini sangat amat parah," ujar warga yang ingin disebut Misno.
Banyaknya ikan mati pada hari itu, diduga kuat sudah sangat melampaui batas kewajaran dimana seluruh habitat air terancam punah.
Bukan hanya ikan dalam ukuran kecil atau besar, bahkan seekor Penyu pun ditemukan warga dalam keadaan mabuk. Tuntutan warga terkait hal tersebut terhitung sederhana yang hanya meminta pihak Perusahaan mengganti dengan menyuplai segala macam bibit ikan di area anak sungai lecco namun mirisnya dijawab enteng pihak management dengan menganguk-anggukan kepala tanpa ada jawaban kepastian akan terealisasi atau tidaknya.
"Kami hanya bawahan dan pastinya hal ini akan kami sampaikan pada pimpinan kami," jawab Sutiono.
Jawaban ini juga diperkuat dengan alibi yang dikeluarkan oleh B Tarigan selaku rekanan Perusahaan, "PKS PT TKWL 2 ini memang sangat sulit, bahkan untuk membeli mur atau baut satu saja harus permisi pada pimpinan pusat," ujar B Tarigan.
Para Pengurus PAC PP Kandis juga KNPI didampingi para tokoh masyarakat berasal dari Kampung Belutu dan Kampung Sungai Gondang dalam waktu tersebut akhirnya menutup paksa dan melarang PKS PT TKWL 2 beroperasi. Bahkan para Pengurus PAC PP nyatakan tidak akan berhenti memasang aksi hingga permintaan untuk bertemu dengan pihak TOP Management dapat terealisasi.***pendy
Most Popular
-
Foto: Revitalisasi SD Inpres Marobola Dimulai, 9 Fasilitas Pendidikan Dibangun dengan Anggaran Rp1,55 Miliar. MANGGARAI TIMUR,...
-
Foto: Pemdes Secanggang: Surat Tanah Indra Prasetyo dan Suharmoko Tak Tercatat, Dugaan Pemalsuan Akan. Dilaporkan. INVESTIGAS...
-
Foto: Muslan Pimpin PODSI Siak 2026–2030, Bidik Prestasi dan Medali Lebih Banyak. INVESTIGASINEWS.CO | SIAK – Sebanyak 29 pen...
-
Foto: HUT ke-27 Kabupaten Siak, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan. DPRD Gelar Rapat Paripurna. INVESTIGASINEWS.CO | SIAK – ...
-
Foto: Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dan BNNK Labura Gerebek Lokasi Diduga Tempat Konsumsi Sabu, Tiga Pria Diamankan. LABUH...
-
Foto: PALI Langkat Berduka, Wartawati Senior Juriah Tutup Usia. INVESTIGASINEWS.CO | LANGKAT – Keluarga besar Persatuan Wart...
-
Foto: Dugaan Pungutan SPP Rp60 Ribu di SMKN 2 Rantau Utara dan Pengelolaan Dana BOS Disorot Warga. INVESTIGASINEWS.CO | LABUHA...
-
Foto: Batalnya Musorprovlub, PSTI Riau Buka Pendaftaran Ketua Umum Baru INVESTIGASINEWS.CO | RIAU - Panitia Pemilihan membuka...
-
Foto : Resbob tersangka ujaran kebencian Suku Sunda saat ditangkap Polisi di Kota Semarang. INVESTIGASINEWS.CO Jawa Barat - Al...
-
Foto: Ketika Silaturahmi Dianggap Pengkhianatan: Di Mana Batas Loyalitas dalam Organisasi? Oleh: Japridal, S.H. INVESTIGASIN...
Video InvestigasiNews.co
https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured
Video Terpopuler
https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf
Berita Terkini
BRI Peduli, Pinca Mochamad Fajar Lestari Salurkan Bantuan Sembako dan Alat Tulis untuk Anak Yatim Assidiqiyah
Foto: BRI Peduli, Pinca Mochamad Fajar Lestari Salurkan Bantuan Sembako dan Alat Tulis untuk Anak Yatim Assidiqiyah. INVESTIGA...

Komentar