Kegiatan Penayangan Film G30/SPKI, Rambah Pedalaman Terpencil Pulau Selayar

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Kegiatan Penayangan Film G30/SPKI, Rambah Pedalaman Terpencil Pulau Selayar

MEDIA DETIL 1
Jumat, 29 September 2017

INVESTIGASINEWS.CO
SELAYAR. Perintah pemutaran film G30/S-PKI yang diinstruksikan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dijabarkan institusi Kodim 1415 Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan hingga ke pelosok dan daerah pedalaman terpencil baik di daratan maupun di wilayah kecamatan pulau. Kegiatan tersebut dimanifestasikan jajaran Kodim 1415 Kepulauan Selayar melalui rangkaian kegiatan pemutaran film G30/S-PKI yang digelar Danpos Ramil 1415-02, Pulau Jampea, kecamatan Pasimasunggu, Rabu, 27/09/2017, di ruang Aula SMK Negeri 4 Pasimasunggu di Desa Kembang Ragi.

Penayangan film G30/S-PKI yang disaksikan oleh kurang lebih seratus sembilan siswa dan unsur dewan guru SMKN 4 Pasimasunggu dihadiri Wakasek Humas SMKN 4, Kecamatan Pasimasunggu, Abusar, bersama sepuluh orang guru dan ratusan orang siswa di sekolah itu.

Dandim 1415 Kepulauan Selayar, Letkol ARM Yuwono, S.Sos., MM, kepada INVESTIGASINEWS.CO menandaskan, "Kegiatan pemutaran film ini dimotori Danpos Ramil 1415-02 Kecamatan Pasimasunnggu, Serma Solihin, bersama anggotanya, Pelda Iskandar. Dan acara pemutaran film serupa, digelar secara terbuka bertempat di Kompleks Lapangan Pemuda Benteng yang terletak di jalan poros, Jend. Sudirman dengan menghadirkan sekitar tujuh ratus orang penonton dari berbagai elemen masyarakat", sebutnya.

Lanjut, "Pemutaran film yang dilaksanakan pertama kali di area Lapangan Pemuda Benteng ini dihadiri Kasdim 1415 Kepulauan Selayar, Mayor Inf. Junaid, Danramil 1415-01 Bontosikuyu, Mayor Arh Akhmad Sarro, Danpos TNI-AL, Letda Mar. Andi Hajar, Camat Benteng, Drs. Patta Tonra, MH didampingi Lurah Benteng, Andi Anwar, Lurah Benteng Selatan, Rustam, S.STP, dan Lurah Benteng Utara, Muh. Fajri, S. STP", tambahnya.

Penayangan film diawali dengan sambutan Camat Benteng, Drs. Patta Tonra, MH yang  secara gamblang menyebutkan, "Pancasila telah melalui proses pengujian sebagai dasar negara dimulai sejak tanggal, 30 September 1965, dan sampai saat ini, Pancasila masih sangat relevan dan layak untuk dijadikan sebagai landasan negara.
Tinggal bagaimana masyarakat dan generasi muda dapat berperan aktif membantu TNI dan pihak-pihak terkiat lainnya untuk dapat terus mempertahankan eksistensi Pancasila sebagai dasar negara dalam menegakkan demokrasi yang inti dan kesimpulannya, kembali kepada persoalan kerakyatan", terangnya.

Kasdim 1415 Kepulauan Selayar, Mayor Inf. Junaid yang hadir mewakili  Dandim, kembali mengingatkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar pada rangkaian peristiwa bersejarah tentang gerakan penghianatan komunis yang  lebih lazim diistilahkan dengan sebutan, gerakan 30 September 1965 dan atau G30/S-PKI. "Peristiwa keji dibalik aksi teror, penculikan, dan pembunuhan terhadap para  petinggi TNI-AD yang dikenal dengan gerakan penghianatan pasukan G30/S-PKI, sungguh merupakan sebuah catatan sejarah kelam yang tak mudah untuk dilupakan begitu saja oleh rakyat Indonesia. Berbagai bentuk tuduhan dan fitnah digencarkan PKI yang berkeinginan untuk meronrong pemerintahan dan merubah ideologi Pancasila menjadi ideologi kaum komunis. Gerakan 30 September 1965 merupakan gerakan ‘hantu’ tak berwujud yang patut untuk diwaspadai perkembangannya", ungkapnya.

Terakhir, Dandim 1415 Kepulauan Selayar mengajak seluruh komponen warga masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga keutuhan NKRI dan mengantisipasi kemungkinan akan kembali berulangnya peristiwa pemberontakan dan penghianatan yang dilakukan oleh pasukan cakra birawa.

Sementara itu, pada hari yang sama, kegiatan nonton bareng juga digelar secara terbuka di gedung sanggar pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Dusun Borong-Borong, Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki.

Acara nonton bareng penayangan film G30/S-PKI yang diselenggarakan oleh institusi TNI Kodim 1415 Kepulauan Selayar, dihadiri Camat Buki, Ince Abd. Rahman, S.Sos,  Danpos 1415/04 Kecamatan Buki, Pelda Abd. Muthalib diddampingi anggotanya, masing-masing atas nama : Serka Idris, Serda Ammar Jamir, Kopda M. Agus, dan Serka Zul Fadli.
Kegiatan pemutaran film juga ikut menghadirkan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana atas nama : Ny. Agus, Ny. Idris, Ny. Jamaluddin, dan Ny. Ammar Jamir.

Unsur pemerintah sendiri diwakili oleh : Camat Buki merangkap Pelaksana tugas Kepala Desa Mekar Indah, Ince Abd. Rahman, S.Sos, Sekretaris Desa Mekar Indah, Dadang Pratama, staf desa, Nur Susanti, Ketua BPD, Abd. Rahman, Wakil Ketua BPD, A Rizal, Anggota :  Abd. Rachman B, Saharuddin dan Nur Alim.

Selain dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, desa dan BPD, kegiatan pemutaran film yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dusun Saburangia, Pattimura, Kepala Dusun Alasa, H. Marzuki, Kepala Dusun Maradekaya, Nur Yasin Samad, serta Babinkamtibmas, Mudahri, bersama dua orang anggota ORARI Lokal Kepulauan Selayar, Abd. Malik (YD 8 GHX), Fadly Syarif, S.I.Kom (Camar 03, yang juga wartawan INVESTIGASINEWS.CO), unsur tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh Alim Ulama, tokoh Agama, dan tokoh pengurus partai politik.

Kegiatan pemutaran film yang disaksikan oleh kurang lebih 200 orang warga masyarakat Desa Mekar Indah, dan Bontolempangan dimulai Pukul 20.00 Wita, diawali dengan sambutan Danpos 1415/04 Kecamatan Buki, Pelda Abd. Muthalib dan sambutan Camat Buki, Ince Abd. Rahman, S.Sos.***fadlysyarif


Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008

Foto: Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008. INVESTIGASINEWS.CO Banten - Riyan, Retailer PT Kerojimas Utama yang berlo...