INVESTIGASINEWS.CO | NGADA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Pembangunan mengembangkan inovasi produk pangan lokal berupa stik labu siam untuk mendorong kreativitas masyarakat dan membuka peluang usaha berbasis potensi desa. Kegiatan kolaborasi tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Rakateda II, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan bertajuk Kolaborasi HMPS Ekonomi Pembangunan dalam Pengembangan Produk Pangan Lokal Berbasis Potensi Desa Rakateda II ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara HMPS Ekonomi Pembangunan dan Pemerintah Desa Rakateda II yang sebelumnya telah disepakati melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Pengembangan stik labu siam menjadi salah satu upaya memperkenalkan alternatif pengolahan hasil pertanian lokal agar memiliki nilai tambah ekonomi. Melalui inovasi tersebut, potensi pangan desa diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk yang berpeluang dipasarkan dan menjadi rintisan usaha masyarakat.
Selain mendorong kreativitas dalam pengolahan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana penerapan pengetahuan akademik mahasiswa di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori pembangunan di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi melalui inovasi, pendampingan, dan kolaborasi dengan pemerintah desa.
Kerja sama antara HMPS Ekonomi Pembangunan dan Pemerintah Desa Rakateda II diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pengembangan potensi lokal.
Pengembangan produk stik labu siam ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong tumbuhnya usaha berbasis potensi desa secara berkelanjutan. Dengan demikian, hasil pertanian lokal tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.***
Penulis: Lesta Purnama Sari
Program Studi: Ekonomi Pembangunan
Komentar