INVESTIGASINEWS.CO | LEBAK — Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang diterapkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Maju, Kabupaten Lebak, disebut mampu meningkatkan hasil panen padi dari sebelumnya sekitar 6–7 ton menjadi hingga 12 ton per hektare, Selasa 15/09/2026.
Ketua Gapoktan Sri Maju, H. Suhendi, membenarkan kelompoknya menerima bantuan program PM-AAS Tahun Anggaran 2026.
Menurutnya, program tersebut memberikan dampak terhadap peningkatan capaian panen.
"Benar, Gapoktan Sri Maju mendapatkan program PM-AAS. Dengan program ini, capaian target panen lebih baik," ujar Suhendi.
Hal senada disampaikan IdI Suhaedi yang dipercaya menangani bidang pemasaran dan kerja sama. Ia mengatakan, sebelum menerapkan PM-AAS, hasil panen berada di kisaran 6–7 ton per hektare. Setelah menggunakan sistem tersebut, hasil panen di lahan seluas satu hektare disebut mencapai 12 ton.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, S.P., M.Si., mengatakan gerakan tanam bersama dilakukan untuk mendorong semangat petani sekaligus memperluas akses terhadap teknologi pertanian.
"Kami ingin memastikan petani di Kelurahan Cijoro Pasir khususnya dan Lebak umumnya memiliki semangat baru serta akses terhadap teknologi pertanian. Dengan cara tanam yang lebih efisien, produktivitas padi di Lebak bisa meningkat," katanya.
Rahmat menjelaskan, PM-AAS merupakan sistem budidaya padi intensif berbasis teknologi yang mengintegrasikan mekanisasi modern, teknologi digital, dan pertanian presisi.
Penerapannya antara lain melalui metode tanam benih langsung (Tabela), pengaturan populasi tanaman dengan pola jajar legowo, penggunaan alat dan mesin pertanian, serta pemanfaatan teknologi seperti drone untuk mendukung pemupukan dan pengendalian hama.
Program tersebut menargetkan produktivitas sekitar 10–12 ton per hektare, meski capaian di lapangan dapat dipengaruhi kondisi lahan, teknik budidaya, varietas, serta faktor lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Rangkasbitung, Drs. Zakaria Hartanto, M.Si., bersama jajaran Kelurahan Cijoro Pasir. Pemerintah kecamatan menyatakan dukungan terhadap program RUHAY Bupati Lebak.
"Menanam hari ini untuk menuai esok hari," ujar Zakaria.
Penerapan PM-AAS diharapkan dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam budidaya padi di Kabupaten Lebak.***farid
Komentar