INVESTIGASINEWS.CO
Kupang — Bupati Lembata, Kanis Tuaq, mempromosikan potensi pariwisata daerahnya dalam pembukaan Festival Lamaholot yang digelar di GOR Oepoi. Ia menegaskan bahwa sektor pariwisata Lembata tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan ekonomi kerakyatan berbasis nelayan, petani, dan peternak, 15 April 2026.
Dalam sambutannya, Kanis Tuaq mengatakan bahwa pariwisata Lembata dibangun dari keaslian budaya, alam, dan masyarakatnya. “Ini bukan sekadar destinasi, tetapi pengalaman,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data dari Dinas Pariwisata, kunjungan wisatawan nusantara menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan meningkat dari 36.831 wisatawan pada 2024 menjadi 42.265 wisatawan pada 2025. Kenaikan ini dipicu oleh berbagai kegiatan budaya, seperti Festival Lamaholot, serta penguatan destinasi desa wisata.
Namun demikian, kunjungan wisatawan mancanegara ke Lembata mengalami penurunan signifikan hingga 80,71 persen pada 2025. Menurut Kanis Tuaq, penurunan tersebut disebabkan oleh berkurangnya kunjungan kapal pesiar serta keterbatasan penyelenggaraan acara akibat efisiensi anggaran.
Dalam presentasinya, ia juga membandingkan Lembata dengan Labuan Bajo. Ia menyebutkan bahwa Labuan Bajo telah unggul dalam infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, dan branding digital, sementara Lembata masih menghadapi sejumlah persoalan mendasar.
Meski demikian, Kanis Tuaq menegaskan bahwa Lembata memiliki keunikan tersendiri yang terletak pada autentisitasnya. Potensi tersebut meliputi kawasan geothermal Watuwawer, bentang alam Pulau Awololong, pasar barter Wulandoni, hingga tradisi perburuan paus di Lamalera.
Pemerintah Kabupaten Lembata menempatkan penguatan sektor pendukung pariwisata sebagai salah satu dari 20 program prioritas unggulan. Strategi yang dilakukan antara lain pengembangan desa wisata terdiri dari 12 desa dan 13 kawasan wisata penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, promosi melalui event daerah dan nasional, kolaborasi dengan sektor swasta, serta digitalisasi pemasaran melalui platform media sosial resmi.
Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah berharap sektor pariwisata Lembata dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.***tvbw
Komentar