Kadisdik Labuhanbatu, Drs. Muhammad Syaipul Azhar Siregar: 'Bila Diberi Ijin, Sekolah Kita Aktifkan Dengan Memakai Protokol Kesehatan'

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Kadisdik Labuhanbatu, Drs. Muhammad Syaipul Azhar Siregar: 'Bila Diberi Ijin, Sekolah Kita Aktifkan Dengan Memakai Protokol Kesehatan'

Rabu, 01 Juli 2020
INVESTIGASINEWS. CO                    Labuhanbatu. Rabu 01/07/2020. Saat ini pada kondisi covid-19 untuk Labuhanbatu infomasinya dari zona kuning kini telah menjadi zona hijau. Kalau bisa kegiatan belajar mengajar kita buka kembali.                 

Hal itu disampaikan Kepala dinas pendidikan Labuhanbatu Drs. Muhammad Syaipul Azhar Siregar pada media online nasional INVESTIGASINEWS.CO Rabu 01/07/2020

"Bila diijinkan kita sudah bisa aktifkan kembali proses belajar dan mengajar, membuka kembali sekolah pada tahun ajaran baru ini. Tetapi itu bila diperbolehkan", tegas Saipul.                                  

Melihat kondisi selama ini atas pandemi covid-19 secara nasional, sesuai dengan intruksi pemerintah lewat mentri pendidikan, terpaksa pihaknya merubah proses belajar dan mengajar jarak jauh, dengan menggunakan media elektronik 

"Proses belajar jarak jauh dengan murid yang belajar dirumah tidak semata memenuhi kurikulum pendidikan. Namun menuntut guru agar memiliki inovasi agar murid (siswa siswi-red) dapat beradaptasi dengan lingkungan dan perkembangan situasi tentang  mental dan kesehatan untuk bertahanan hidup. Hal ini harus ada kerjasama antara guru dan orang tua. Sangat diharapkan antara murid yang ada terbentuk group atau kelompok belajar, sehingga sesama murid dapat berkolaborasi satu sama lain dalam perkembangan ilmu pendidikan sesuai krakter anak", terang Saipul.
                                
Namun melihat saat ini masalah covid-19 sudah masuk neo normal, tidak salah pihaknya bermohon ijin untuk dapat mengaktifkan kembali proses belajar dan mengajar untuk SD dan SMP pada tahun ajaran 2020 tahun ini.                     

"Tentu proses kegiatan belajar dan mengajar akan mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah. Dan persiapan akan hal itu tentu akan kita mulai setelah ada ijin dari atasan untuk diaktifkannya kembali proses belajar dan mengajar di sekolah", tutup Syaipul.***Kw