INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Sebuah truk kontainer milik PT Lintas Lima Buana, melintang menutupi seluruh badan jalan Lintas Sumatera, Jalan Yos sudarso KM.47, Minas Barat, Kecamatan Minas, Kab.Siak, Riau. Ahad (25/11/2018), pukul 16.00 WIB
Dengan melintangnya truk kontainer bermuatan karet itu, mengakibatkan arus lalu lintas padat merayap hingga diperkirakan mencapai belasan kilometer.
Saat melintang, truk bernomor polisi B 9691 ET itu langsung total menutupi badan jalan sehingga membuat arus lalu lintas padat merayap.
Pihak Kepolisian yang tampak sedang berupaya mengevakuasi Mobil itu, saat ditemui IMBESTIGASINEWS.CO di TKP mengatakan, bahwa kejadian tersebut dari sore.
"Tadinya mobil ini datang dari arah Pekanbaru menuju Duri. Sekira pukul 16:00 WIB, setibanya di pendakian ini tiba-tiba mobil ini tidak kuat naik di tanjakan ini, hingga akhirnya atrek dan melintang di jalan ini. Kepala mobilnya itu sudah masuk ke beram jalan. Sementara bak Container-nya melintang di badan jalan, sehingga dia tidak bisa untuk maju lagi," terang Ipda Riky Marzuki.SH Kanit Lantas polsek Minas.
Ipda Ricky juga menjelaskan, "Mobil ini bermuatan karet kira-kira beratnya 40 ton. Dari sore tadi kita sudah mengupayakan, termasuk alat berat juga sudah kita panggil, dan juga kita minta tolong alat tandem dari PT Chevron untuk menarik mobil ini. Hingga saat ini pun kita sedang menunggu alat, sementara saat ini sudah pukul 21:30 WIB kita masih menunggu alat berat Untuk menarik mobil ini," terangnya.
Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini. Pihak kepolisian pun terus berupaya untuk memindahkan truk kontainer yang terlentang itu, namun, arus lalu lintas masih terpantau padat. Oleh karena itu, polisi pun tampak mengarahkan sebagian mobil-mobil pribadi untuk melalui jalan potongan milik PT Chevron guna membantu mengurai kemacetan yang cukup panjang tersebut.
"Anggota kita sudah mengatur jalannya mobil-mobil kecil agar bisa lewat tapi kalau truk sampai saat ini belum bisa lewat. Sementara untuk surat-surat kendaraan ini sudah kita amankan sembari kita sosialisasikan kepada masyarakat agar tidak mendekat kepada mobil ini, sebab kita tak tau sewaktu-waktu dia bisa terguling dan terbalik peti kemas yang di bawa container ini," tutup Kanit Lantas polsek Minas itu, kepada INVESTIGASINEWS.CO, di lokasi kejadian perkara (TKP).
Pantauan INVESTIGASINEWS.CO, hingga pukul 22:00 WIB (25/11/2018) mobil masih padat merayap di jalan raya yang panjangnya di perkirakan mencapai belasan Kilometer.***ih
Most Popular
-
Foto: Beredar Uang Palsu di Kampung Tuah Indrapura, Pelaku Diduga Masih Bebas Berkeliaran di Sekitar Bungaraya INVESTIGASINE...
-
Foto: Lahan 60 Hektare Jadi Sorotan, Warga Kampong Pulau Haji Tunggu Rekomendasi DPRD Langkat. INVESTIGASINEWS.CO | LANGKAT ...
-
Foto: Dua DPD Partai Berkarya Konsolidasi di Bandung Barat, Perkuat Komunikasi dan Sinergi. INVESTIGASINEWS.CO | BANDUNG BARAT ...
-
INVESTIGASINEWS.CO Jepara – Aksi demo oleh warga masyarakat desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ...
-
Foto: Beasiswa BeTUNAS 2026 Dibuka Pemkab Siak. INVESTIGASINEWS.CO | Siak — Pemerintah Kabupaten Siak membuka seleksi Beasiswa ...
-
Foto: Krisis Air Bersih Puluhan Tahun, Warga Golo Lebo Tempuh 1 Kilometer Cari Air. INVESTIGASINEWS.CO | MANGGARAI TIMUR — Kr...
-
Foto: Lebak Belum Ambil Bagian Dekranas Tahun Ini, Dinkop Siapkan Partisipasi pada Kegiatan Mendatang. LEBAK, INVESTIGASINEWS....
-
Foto: PWI Kabupaten Siak Matangkan Seminar Jurnalistik. INVESTIGASINEWS.CO | SIAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupate...
-
Foto: Ignasius Parlo Ngatut Terpilih Pimpin IMAPELMA Ende 2026/2027. INVESTIGASINEWS.CO | ENDE — Rapat Umum Anggota (RUA) Ika...
Video InvestigasiNews.co
https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured
Video Terpopuler
https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf
Berita Terkini
Beredar Uang Palsu di Kampung Tuah Indrapura, Siak, Pelaku Diduga Masih Bebas Berkeliaran di Sekitar Bungaraya
Foto: Beredar Uang Palsu di Kampung Tuah Indrapura, Pelaku Diduga Masih Bebas Berkeliaran di Sekitar Bungaraya INVESTIGASINE...
Komentar