Berita Viral, Oknum Polisi Suruh Wartawan Wawancarai Pohon

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Berita Viral, Oknum Polisi Suruh Wartawan Wawancarai Pohon

Sabtu, 03 September 2022
Foto: Tangkapan layar oknun polisi suruh wartawan wawancarai pohon. 

INVESTIGASINEWS.CO 
NASIONAL - Viral di media sosial ada oknum anggota polisi menyuruh wartawan berbicara dengan pohon di Polsek Kembangan, Polres Jakarta Barat.

Video aksi oknum polisi tersebut terekam oleh kamera dan viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @sunankalijaga_sh, Rabu, 31/08/2022.

Dalam video yang tersebar luas, seorang wartawan perempuan berbaju hitam tampak ingin melakukan wawancara perihal kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami seorang wanita.

Namun, saat hendak mengajukan pertanyaan, salah satu oknum anggota Polsek Kembangan berbaju hitam tidak membiarkan wanita itu masuk ke dalam Polsek dan malah menyuruhnya berbicara dengan pohon yang ada di depan Polsek.

“Kamu tunggu dulu, kamu bicara sama pohon dulu,” kata oknum Polsek Kembangan tersebut.

Tak tinggal diam, wartawan tersebut lantas menanyakan maksud pernyataan oknum polisi tersebut.

"Kok kami disuruh bicara sama pohon pak," ucap salah satu wartawan yang ada di lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce mengatakan bahwa anggota polisi yang menyuruh wartawan bicara ke pohon telah dihukum.

Sejauh ini, anggota polisi tersebut telah menjalankan hukuman dan diperiksa oleh Propam Polres Jakarta Barat.

“Kalau memang ada kesalahan kita akan menjalankan hukuman tersebut kepada pihak yang bersangkutan,” kata Pasma.

Kemudian, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce melakukan kunjungan ke pihak media yang terlibat pertikaian tersebut, yakni MNC Group. Pasma mengatakan hubungan yang terjadi antara polisi dan media berjalan baik. 

"Selama ini Polres Metro Jakarta Barat telah membina hubungan baik terhadap para awak media, apa yang terjadi di lapangan jangan sampai berlarut-larut dan segera untuk diluruskan," kata Pasma dalam keterangan resminya.

Menurut dia, peristiwa itu menjadi pelajaran berharga agar ke depan kepolisian semakin menjaga hubungan baik dengan insan pers.***d.komar.med