Stadiun Mini Mangkrak, Secara Swadaya Dibersihkan Masyarakat untuk Berolahraga

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Stadiun Mini Mangkrak, Secara Swadaya Dibersihkan Masyarakat untuk Berolahraga

Sabtu, 06 Agustus 2022
Foto: Warga saat bersihkan lapangan stadion mini di Bungaraya. 

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas para pemain sepak bola dan memasyarakatkan olahraga untuk masyarakat Kampung Temusai, pemerintah Kampung bekerjasama dengan tokoh masyarakat, kelompok tani memanfaatkan dan membersihkan Stadiun Mini yang bertahun-tahun mangrak tak terawat itu.

Hal ini dilakukan, agar Stadiun Mini Kecamatan Bungaraya yang selama ini diidam-idamkan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Ketua Pokdarwis Kampung Temusai Junefi, mengatakan, saat ini ia bekerjasama dengan kelompok tani atau masyarakat yang menggarap lahan di sekitar Stadiun Mini, untuk iuran dana membersihkan Stadiun yang selama ini semak atau mangrak tak terawat.

"Alhamdullah berkat kerjasama masyarakat, petani dan lain-lain, untuk pembersihan Stadiun Mini ini bisa berjalan dengan lancar. Kedepan kita berharap, setelah Stadiun Mini ini bersih, bukan saja untuk para pemain sepak bola yang berolahraga, namun masyarakat lain juga bisa berolahraga di stadiun ini, seperti lomba lari, senam santai dan kita juga ingin buat lomba balap motor di sekitar Stadiun Mini, karena tempatnya sangat strategis," harapnya, Jumat (05/08/2022).

"Semoga apa yang kita inginkan untuk manfaatkan stadiun mini ini bisa berjalan dengan lancar. Dan terimakasih kami ucapkan kepada pemerintah kampung, kecamatan dan Dispora Kabupaten Siak yang mendukung keinginan kita untuk memanfaatkan stadiun mini ini," ungkap mantan penghulu Kampung Temusai.

Penghulu Kampung Temusai, Samsudin mengungkapkan bahwa, untuk perawatan Stadiun Mini ini masih secara lisan diserahkan ke Kampung Temusai, dan secara resminya nanti ada permohonan secara total agar stadiun ini diserahkan kekampung untuk di kelola atau dirawat.

"Ini tindakan awal yang diberikan kepercayaan kepada kami untuk membersihkan,merawat dan segala macamnya dengan anggaran  dari swadaya masyarakat," jelasnya.

"Semoga dengan kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintahan kampung untuk mengelola atau manfaatkan Stadiun Mini ini, segala tujuan kita bisa berjalan dengan lancar dan sukses," imbuhnya.

Sementara, Camat Bungaraya Amin Soimin ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak untuk memanfaatkan Stadiun Mini yang tak terawat atau mangrak itu.

"Yang jelas, kita sudah rapat bersama dengan pihak Dispora Kabupaten Siak, Kecamatan dan Kampung di Kantor Camat Bungaraya,  disitu informasi dari Dispora, memang tidak ada anggaran untuk perawatan Stadiun Mini,  baik dari Dispora maupun dari kecamatan, dan itu  memang aset dari kabupaten, kemudian upaya cepatnya untuk pemeliharaan Stadiun Mini yang tak terawat ini, arahan dari Dispora agar kiranya pemerintah kampung dengan swadaya untuk merawatnya," jelasnya.

Amin Soimin berharap, pemerintah kampung agar segera menindak lanjuti permohonan, untuk hibah aset dari pemerintah kabupaten kepemerintah kampung, sehingga kedepan untuk pemeliharaan, perawatan dan pemanfaatan Stadiun Mini ini bisa sepenuhnya dikelola sesuai prosedur, aturan dan pelakasaannya bisa dilaksanakan.

"Setidaknya kalau prosesnya untuk dihibahkan ke kampung cukup  lama, mungkin semacam pinjam pakailah,  pengelolaan pemeliharaan Stadiun Mini oleh pemerintah kampung, sehingga nanti bisa dimanfaatkan dalam rangka mengolahragakan masyarakat, memasyarakatkan olahraga di Kampung Temusai Kecamatan Bungaraya," pungkasnya.***Sugianto