Tanggapan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu atas Penghinaan Budaya Nias

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Tanggapan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu atas Penghinaan Budaya Nias

Jumat, 22 Oktober 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Nias Barat--Baru-baru ini viral di media sosial (Facebook dan Whatsapp) pernyataan CS yang mengatakan di Nias itu masih berlaku hukum yang menghormati orang tua, ketika si laki-laki menikah, istrinya harus menyerahkan perawannya kepada orang tua si laki-laki.

Pernyataan tersebut merupakan informasi sesat dan tidak benar serta dapat diduga merendahkan suku Nias yang memiliki budaya sebagai jati diri.

Menanggapi hal itu, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu mengatakan bahwa pernyataan CS dimaksud tidak benar adanya dan layak diduga telah merendahkan harkat dan martabat masyarakat Nias.

”Ucapan saudara CS tersebut keliru. Diduga telah merendahkan harkat dan martabat masyarakat Nias, karena hal itu sama sekali tidak pernah terjadi di kalangan masyarakat Nias” ungkap Khenoki Waruwu di Rumah Jabatan, Onolimbu, Kecamatan Lahomi, Kamis (21/10/2021).

Ia berharap, supaya penegak hukum menindaklanjuti beberapa laporan yang telah disampaikan oleh masyarakat Nias, baik secara kelompok maupun perorangan terkait ucapan CS sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk meluruskan informasi sesat tersebut, Khenoki Waruwu mengajak seluruh elemen masyarakat Nias untuk bersatu mencari formula.

”Saya juga mengajak para tokoh mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh Nasional dari kepulauan Nias agar mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk meluruskan informasi hoaks tersebut” ajaknya.

Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu menghimbau seluruh masyarakat Nias dimana pun berada untuk tidak emosional dalam menanggapi  pernyataan CS.

”Saya menghimbau masyarakat Nias dimana pun berada untuk tidak emosional dalam menanggapi CS. Mari tetap menjaga situasi yang tetap kondusif dan kita percayakan proses selanjutnya kepada penagak hukum” tutupnya.***

Laporan: Sedarius Gulo