Warga Rancaekek ke Cimanggung Tetap Dihalau Saat Larangan Mudik, Walau Tinggal Menyebrang Jalan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Rancaekek ke Cimanggung Tetap Dihalau Saat Larangan Mudik, Walau Tinggal Menyebrang Jalan

Sabtu, 08 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Jabar. Kabupaten Bandung. Sabtu-8-Mei 2021. Warga Kabupaten Bandung pun sulit masuk ke Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, atau sebaliknya. Padahal kedua Kecamatan yang berdekatan, tapi berbeda Kabupaten hanya dibatasi dua jalur Jalan Provinsi dan jaraknya juga tidak jauh.

Kapolsek Cimanggung, Kompol Herdis Suhardiman, menyampaikan, warga Rancaekek yang ingin masuk ke Cimanggung maupun sebaliknya harus menunjukkan surat keterangan keperluan mendesak atau kepentingan non-mudik dari aparat desa setempat.

"Kami juga periksa kelengkapan surat kendaraannya, karena kadang orang dari luar daerah ingin masuk ke daerah tujuan yang berbeda plat nomor diganti atau dipalsukan terlebih dahulu", ujarnya.

Selama dua hari penyekatan juga, pengendara dari Rancaekek yang akan masuk ke Cimanggung dipaksa untuk putar arah jika mereka tidak bisa menunjukan surat keterangan yang telah ditentukan.

"Tetap harus bawa surat keterangan dari desa, karena kalau tidak kami tetap kembalikan ke tempat asal", ungkapnya.

Bahkan pekerja asal Rancaekek yang bekerja di perbatasan Sumedang seperti di PT KAHATEX dan perusahaan lainnya juga harus bawa surat tugas dari tempat mereka bekerja meakipun jaraknya berdekatan.

Herdis menyampaikan, semua aturan tersebut harus dipatuhi para pengendara dan pekerja jika tidak ingin dipaksa putar balik arah ke tempat asalnya.

"Selain surat tugas dari perusahaan,lebih kuat lagi kalau ada surat dari desa jika tempat kerjanya tidak sesuai dengan KTP atau Domisili", tutupnya.***

Laporan: Nur
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO