Bupati Tapteng, Baktiar Ahmad Sibarani: "Wujudkan Pilkades Damai"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Bupati Tapteng, Baktiar Ahmad Sibarani: "Wujudkan Pilkades Damai"

Jumat, 26 November 2021
INVESTIGASINEWS.CO
TAPTENG - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Baktiar Ahmad Sibarani pada acara temu pers pada hari Rabu 24/11/2021 bertempat di kantor Bupati Tapteng, mengatakan bahwa beliau harus gerak cepat memantau situasi di daerah Tapteng khususnya menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) pada tanggal 20 Desember 2021 nanti.

Di Kabupaten Tapteng tahun ini ada beberapa desa dari 85 desa yang akan melaksanakan Pilkades. Terlihat sudah muncul riak - riak, tentu tidak boleh dibiarkan, karena akan membesar dan bermuara kepada perpecahan di tengah masyarakat desa. 

"Saya tidak ingin keributan dan perpecahan terjadi di tengah masyarakat desa, karena masyarakat desa ini setiap hari pasti akan bertemu dan ada juga hubungan ke keluargaan di antara sesama masyarakat desa", ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan, jangan karena pencalonan dan pemilihan kepala desa ini terjadi perpecahan.

"Untuk itulah hari ini ada tiga desa yang calon kepala desanya saya undang diskusi dan kebetulan para calon itu adalah teman saya. Kepala desa ini punya niat yang sama untuk memberikan yang terbaik kepada desanya tetapi kadang kala para pendukung dan ingin memecah belah dengan memanfaatkan situasi tersebut dan kita tidak ingin hal ter sebut, jangan sampai terjadi di Tapteng, jadi lebih baik kita mencegah dari pada mengobati karena kalo sudah terjadi keributan di desa itu pasti sangat berdampak, karena mereka setiap hari ketemu", ucap Bupati Tapteng.

Berbeda dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) prosesnya di tingkat kabupaten wilayah cakupannya cukup luas.

"Hal itulah yang kita sampaikan kepada para calon kades sehingga mereka bisa menerima dengan baik dan ada kata sepakat siap untuk mendukung", sambung Bupati Tapteng. 

Diakui Bupati Tapteng, Pilkades adalah demokrasi tetapi bermusyawarah juga termasuk didalam demokrasi. 

"Jadi saya mengumpulkan mereka ini bertujuan agar mereka saling mendukung untuk membangun desanya masing-masing. Saya memberi pengertian saja kepada mereka, mereka bertanding belum tentu menang atau kalah, sementara informasi yang kami dapatkan di lapangan para calon kades bisa memberikan sesuatu kepada masyarakat dan juga sudah terjadi kelompok- kelompok", jelasnya lagi.  

Bupati menghimbau agar masyarakat merasa bangga calon kepala desa yang telah mau melepas egonya demi kebaikan bersama. Bupati mengajak dan menghimbau seluruh masyarakat desa khususnya masyarakat yang mau melaksanakan Pilkades di Tapteng untuk menjaga kekondusifan daerah kita ini. 

"Mari kita ciptakan Pilkades yang aman dan sejuk demi kemajuan daerah kita ini. Jangan mau di provokasi, mari kita tunjukkan bahwa kita cinta kepada daerah kita, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencegahan jika di desa itu sudah terjadi riak- riak atau bibit perpecahan, saya selaku Bupati punya tugas dan tanggung jawab untuk kekondusifan dan kenyamanan masyarakat Tapteng ini", ujar bupati mengakhiri sambutannya. 
Acara konprensi pers turut dihadiri Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul, ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu, Wakil ketua DPRDTapteng Willy Saputra Silitonga. SH kepala dinas PMD Tapteng Hendri H . Sitinjak ketua APDESI Tapteng Hasdar Ependi dan keenam calon kepala desa.***

Laporan: Enda Pasribu