Trunk Line 6 Pipa Produksi Field RantauTerbakar, Tumpahan Minyak Tampak Menggenangi Parit

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Trunk Line 6 Pipa Produksi Field RantauTerbakar, Tumpahan Minyak Tampak Menggenangi Parit

Minggu, 08 Agustus 2021
INVESTIGASI NEWS.CO
LANGKAT - Terjadinya pasca kebakaran Trunk Line 6 jalur pipa produksi Field Rantau menuju terminal Pangkalan Susu, di Lingkungan 3 Kampung Sawah, Kelurahan Bukit Kubu, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, yang terjadi pada Jumat (6/8) sore.

Hingga Hari Sabtu siang pun masih terlihat tumpahan minyak itu masih menggenangi  permukaan parit yang ada di sekitar lokasi kebakaran itu, yang diperkirakan mencapai 1 kilo meter.

Selain itu, dampak buruk dari kebakaran tersebut, telah mengakibatkan tanaman warga yang ada di sekitar lokasi itu juga ikut mati karena terbakar, begitu pula dengan hewan air yang hidup di sekitar parit, seperti ikan, belut dan kura-kura terlihat ikut mati dan mengambang di permukaan air.
Sementara itu, sejumlah petani padi yang areal persawahannya berada di seputaran lokasi terjadinya kebakaran tersebut juga merasa khawatir akan mengalami gagal panen nantinya, karena sumber air yang ada didaerah tersebut telah tercemar minyak mentah, dampak dari kebakaran itu.

"Parit ini sumber air kami untuk mengairi lahan persawahan, kalau tercemar minyak seperti ini, manalah bisa kita pakai, kalau kita pakai pasti tanaman padi bisa mati dan bisa gagal panen", ucap salah seorang warga masyarakat petani yang dijumpai disekitar lokasi tersebut, sebut saja Polan (nama tidak mau disebut-red).

Sementara Kepala Lingkungan III Kampung Sawah, Kelurahan Bukit Kubu, T Tampubolon, kepada wartawan mengatakan, sejauh ini pihaknya belum dapat memastikan seberapa besar kerugian masyakat akibat kebakaran itu, saat ini masih dilakukan pendataan", ujarnya.
Humas Pertamina EP Field Rantau Supandi, saat dikonfirmasi via aplikasi pesan WhatsApp, terkait dampak kebakaran dan tumpahan minyak yang memenuhi parit itu, dengan singkat dirinya menjawab, sedang dibersihkan.

"Tim masih bekerja untuk pembersihan, terima kasih," jawabnya singkat.

Terlihat di lokasi tersebut, beberapa petugas Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Pertamina EP Field Rantau, dengan menggunakan kain khusus, berusaha untuk  membersihkan parit dari genangan minyak, 
Guna untuk memisahkan minyak yang bercampur dengan air dan memasukkannya kedalam derigen yang sudah disediakan.
Hingga saat ini, dari pihak terkait/ pihak berwajib, belum didapat keterangan penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih belum diketahui dari mana sumbernya, masih dalam pemeriksaan.***Subur Syahputra.