Bersama Kapolres dan Dandim 0818, Wali Kota Batu Tinjau Pemberlakuan PPKM Darurat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Bersama Kapolres dan Dandim 0818, Wali Kota Batu Tinjau Pemberlakuan PPKM Darurat

Sabtu, 03 Juli 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Kota Batu - Wali Kota Batu bersama dengan Kapolres dan Dandim 0818 melakukan peninjauan pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Beberapa tempat yang ditinjau diantaranya Jatim Park 2 dan Alun-alun Kota Batu, Sabtu (3/7) siang.

PPKM Darurat Kota Batu sebagaimana pemberitaan sebelumnya akan diberlakukan mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang sebagai upaya untuk membatasi kegiatan masyarakat. Beberapa hal yang dibatasi adalah Sektor esensial 50% WFO (Work From Office) dengan pengetatan Prokes, Sektor Pemerintah 25% WFO, Sektor Kritikal 100% WFO, Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan 50% pengunjung dan batasan hingga 20:00 WIB, sedangkan apotek dan Toko Obat boleh buka full 24 Jam.  

Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko, menyampaikan, dalam PPKM darurat ini semua tempat wisata diwajibkan untuk tutup sampai 20 Juli.

“Saya mohon dengan sangat keikhlasan semuanya. Mudah-mudahan semua disiplin dan taat mengikuti instruksi PPKM Darurat  agar penyebaran virus dapat kita hentikan," kata Wali Kota dalam kunjungannya di Jatim Park 2.

Ketika ditanya mengenai insentif untuk pelaku wisata dan usaha yang terdampak PPKM Darurat, Wali Kota Batu menjelaskan bahwa hal tersebut telah dikomunikasikan ke beberapa Dinas terkait.

"Saya sudah meminta Dinas Sosial bersama Dinas Pariwisata dan Diskumdag untuk mendata pelaku wisata dan usaha yang terdampak. Dengan begitu, bansos bisa dilaksanakan secara tepat sasaran," ungkapnya.

Sementara itu, pihak Jatim Park 2 melalui managernya saat dikonfirmasi terpisah menyampaikan bahwa pihaknya tetap mendukung dan akan menjalankan instruksi dari Wali Kota Batu.

"Kita tetap dukung program pemerintah meskipun sangat berdampak terhadap biaya operasional kita. Apalagi untuk kebutuhan operasional di Kebun Binatang di Jatim Park ini cukup besar juga," terangnya.

Pihak Jatim Park 2 melalui managernya juga berharap agar PPKM Darurat ini bisa segera selesai sehingga operasional usahanya dapat kembali berjalan seperti sediakala.***Jab