Politisi Hingga Mahasiswa Turut Soroti Konstruk Bangunan Begawan yang Diduga Bermasalah

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Politisi Hingga Mahasiswa Turut Soroti Konstruk Bangunan Begawan yang Diduga Bermasalah

Minggu, 23 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Kota Malang - Polemik konstruk bangungan Apartemen Begawan yang terletak di Jl. Tlogomas No.1-3, Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang yang ditemukan mengancam keselamatan konsumen kian mengundang perhatian Masyarkat Malang Raya.

Apartemen mewah milik Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikelola oleh PT. PP Property ini ditemukan masih ditemukan beberapa tiang penyangga yang menggantung di tebing Kali Brantas.

Menanggapi temuan ini, Ketua Komisi C Kota Malang Fahol Arifin ketika dimintai tanggapan (Jum'at, 20/05) melalui Whatsapp Mesaangger menyampaikan bahwa akan segera memanggil pihak manajemen untuk dimintai keterangan serta melakukan sidak di lokasi Apartemen Begawan.

"Jika mengacu pada perijinan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bisa diloloskan hanya karena ada bangunan tiang yang menggantung dibibir sungai. Karena hal tersebut sudah dikaji sebelum proses pembangunan," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Malang ini.

Menurutnya, bagaimanapun IMB yang diawali dari Amdal hingga proses turunnya IMB sudah sesuai dengan kajian teknis. Namun jika ditengah perjalanan terdapat masalah, hal itu sudah diluar kajian teknis yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun  Dinas perijinan dan PU.

Sementara itu, Abdul Fattah Alauddin Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosila Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) turut angkat bicara (22/05). 

Menurutnya temuan ini harus secepatnya direspon oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Malang serta pihak - pihak terkait.
"Dinas PU dalam kasus ini harus segera tanggap. Jangan hanya pra- pembangunan dan proses pembangunan saja yang dikawal. Sementara Pasca pembangunan tidak diperhatikan kondisi fisik bangunan," ungkap mahasiswa yang juga merupakan peneliti LSI ini.

Pemuda yang akrab disapa Fattah ini juga memberi ultimatum bahwa jika persoalan ini tidak direspon dengan cepat maka akan ada mobilisasi aktivist mahasiswa.

"Kami sebagai kaum Intelektual mahasiswa yang dimana letak bangunan bermasalah ini juga terletak tidak terlalu jauh dari kampus UMM. Kami sangat menyayangkan ketidaktelitian pihak pengembang hingga hal seperti ini bisa terjadi. Dalam waktu dekat kami akan tunggu itikad baik pihak Begawan untuk menuntaskan persoalan ini atau kami akan turun jalan," kata Fattah di akhir wawancara.

Seperti diberitakan media ini beberpa waktu lalu, bahwa ada dugaan penyangga tiang beton dari bangunan tersebut menggantung di bibir sungai.***

Laporan: Hury
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO