Pemkab Siak Minta Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pemkab Siak Minta Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah

Minggu, 19 April 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Siak melaksanakan Konferensi Pers di Posko Gugus Tugas Mess Pemda, Jalan Raja Kecik Siak Sri Indrapura, Jumat (17/04/20).

Konferensi Pers dilakukan untuk menyampaikan update informasi penanganan Covid 19 di Kabupaten Siak kepada sejumlah awak pers, yang dipimpin Asisten Pemkesra Budhi Yuwono dan Juru Bicara Gugus Tugas Covis 19 Kabupaten Siak Kadiskes Dr Toni Chandra, serta didampingi Kadis Kominfo Arfan Usman dan Kabag Humas Protokol Wan Saiful Effendi.

Dikatakan Asisten Pemkesra Budhi Yuwono, hingga hari ini kasus tercatat terkait Covid-19 berjumlah 2165 kasus, yang juga ditayangkan pada portal corona.siakkab.go.id per tanggal 17 April 2020.

Selain itu kata dia, jumlah ODP berjumlah 2152 orang, dengan jumlah ODP yang sudah selesai menjalani isolasi mandiri sebanyak 1168 orang, sedangkan sisanya 984 ODP masih dalam proses pemantauan.

“Sedangkan untuk jumlah PDP terjadi peningkatan, dimana saat ini sudah tercatat 14 kasus PDP di Kabupaten Siak, dimana 9 orang diantaranya masih dirawat dengan rincian 7 orang di RSUD, 2 orang di Asrama Haji, dan 1 orang dirawat di Kota Pekanbaru. Selain itu 1 orang PDP meninggal dunia, 3 orang lainnnya sudah selesai dilakukan perawatan dan dinyatakan sembuh” sebut Budhi.

Terkait peningkatan kasus PDP tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap dirumah, menggunakan masker setiap saat, dan menjaga jarak komunikasi antar orang sekitar 2 meter, serta hindari keramaian dan jalankan hidup bersih dan sehat selalu mencuci tangan.

“Kami juga meminta masyarakat yang saat ini keluarganya sedang dirawat dirumah sakit, agar mempercayakan sepenuhnya perawatan keluarga pada tim medis, dan kita tidak perlu menunggu dirumah sakit, untuk menghindarkan kontak karena rentan penularan Covid 19” tutupnya.***komar