Kontraktor Ini Diduga Ingkar Janji, Berjanji Akan Memperbaiki Proyek yang Rusak, Tapi PHP

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Kontraktor Ini Diduga Ingkar Janji, Berjanji Akan Memperbaiki Proyek yang Rusak, Tapi PHP

Sabtu, 11 Januari 2020

InvestigasiNews.co
Muara Enim. Terkait pemberitaan sebelumya, APBD-P TA 2019 dengan nama proyek pembangunan jalan setapak Kelurahan Muara Enim Kampung 8 (Delapan) samping SMK Negeri 2 Muara Enim, tepatnya di Jalan Pangeran Danal Rt 03 RW 07 Lembow Pertanian, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, akan diperbaiki lagi.

Dengan nilai kontrak RP. 148.650.000 (Seratus Empat Puluh Delapan Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) pelaksana CV. Andika Jaya Serasan.

Berita sebelumnya, dengan judul proyek tersebut diduga lokasi tempat pekerjaan salah sasaran.

Kini menuai kontroversi, masyarakat setempat pada bertanya mengapa sampai sekarang belum juga proyek itu tidak diperbaiki.

Hal itu dipertanyakan warga, sebut saja saja Pohan (nama disamarkan- red) sebab ia tahu saat itu ada janji dalam rapat.

"Pasalnya saat diadakan rapat di kantor kelurahan Muara Enim Kampung 8 tepatnya, Jumat 29 Nopember 2019, Kontraktor Burhan  pelaksana CV. Andika Jaya Serasan pernah berjanji akan memperbaiki dan bertanggung jawab sepenuhnya pada pekerjaan jalan setapak di Kelurahan Muara Enim Kampung 8 (Delapan)", ungkapnya.

Bahkan dikutip dari pelaksana proyek saat pertemuan ia pernah akan membenahi semua pekerjaannya.
"Pelaksana CV. Andika Jaya Serasan (Burhan) kalau saya hanya dipercaya untuk mengerjakan pekerjaan tersebut, dan CV kamipun menurut dimana pekerjaan tersebut dikerjakan. Dan saya meminta maaf kepada warga setempat, pekerjaan tersebut memang belum selesai sepenuhnya. Yang mana pekerjaan tersebut yang masih kurang akan kita benahi dan bertanggung jawab sepenuhnya,” kata Burhan, saat rapat di kantor Kelurahan Muara Enim Kampung 8 (red)

Pantauan Media InvestigasiNews.co pada Sabtu 11 Januari 2020, pekerjaan tersebut belum sama sekali diperbaiki. Diharapkan kepada intansi terkait bisa kontrol sosial ke lokasi tersebut.

Namun sampai berita ini ditayangkan pekerjaan tersebut masih mengalami keretakan, malah semakin besar keretakanya.***aji