Pelantikan Sejumlah Kepala Sekolah Tingkat SDN dan SMPN Se-Kabupaten Sintang KALBAR

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pelantikan Sejumlah Kepala Sekolah Tingkat SDN dan SMPN Se-Kabupaten Sintang KALBAR

Jumat, 29 Maret 2019

INVESTIGASINEWS.CO
NASIONAL. Sebanyak 87 Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sekabupaten Sintang dilantik dan diambil sumpah/ janji jabatan secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lindra Azmar di Gedung PGRI Sintang-KALBAR pada hari kamis 28-03-2019.

Dalam kesempatan tersebut Lindra Azmar mengatakan 87 orang Kepala Sekolah yang dilantik terdiri dari 11 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMPN) dan 76 Kepala Sekolah Dasar (SDN) yang akan mengisi sekolah-sekolah yang kosong Kepala Sekolahnya dikarenakan ada yang pensiun, meninggal dunia dan mengundurkan diri.

"Pelantikan ini untuk mengejar persiapan suksesnya tahapan pelaksanaan ujian sekolah maupun ujian nasional baik di SD maupun di SMP yang tidak lama lagi akan dilaksanakan", ujar Lindra.

Lindra meminta para KEPSEK yang sudah dilantik agar melaksanakan tugas pokok Kepala Sekolah sebagai tugas bantu yakni sebagai Manajerial, Kewirausahaan dan Supervise kepada guru-guru yang dipimpin Kepala Sekolah, bagaimana mereka menata sekolah dengan baik, KEPSEK harus berkarya dan memberi motivasi atau semangat agar sekolahnya maju dan mereka harus mampu memberi arahan pelatihan kepada Dewan Guru di sekolahnya.

Selain itu Lindra juga meminta ke 87 KEPSEK yang dilantik ini harus mampu melaksanakan delapan standar pendidikan dan harus mampu mengembangkan Budaya Literalisasi mulai dari Guru-guru sampai kepada anak didiknya, juga harus mengembangkan budi pekerti melalui penguat pendidikan karakter melalui pendidikan Agama sebagaimana amanat Perpres nomor 87 tahun 2017.

"Untuk itu saya meminta para KEPSEK yang sudah dilantik harus membangun kekompakan dalam lingkungan sekolahnya melalui disiplin bekerja, KEPSEK juga harus mampu berkomunikasi yang intern dengan masyarakat, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa serta warga sekitarnya dan saya tidak mau dengar lagi ada KEPSEK yang tidak harmonis hubungannya dengan masyarakat setempat", tutup Lindra.***nur